Esok sorenya, seperti kata mamak, aku pergi menghantarkan setoples kue ke rumah nini. Namun sebelumnya, aku harus menunggu kehadiran Tatang. Saat ku kisahkan padanya tentang mamak, dia bersikeras ingin ikut. Berbeda dengan Abi dan Muhidin yang lebih memilih untuk bermain berdua, begitulah katanya, nyatanya mereka tetap muncul bersamaan dengan Tatang. “Tidak akan ramai jika hanya…
Read more